MAKALAH ALDEHID DAN KETON PDF

Dan tak lupa shalawat beserta salam tetap terlimpah curahkan kepada Nabi Muhammad SAW karena berkat perjuangannya kami bisa berada dalam zaman yang penuh ilmu pengetahuan ini. Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini. Si dan juga rekan- rekan yang telah menyusun makalah ini. Dan kami berharap semoga makalah yang kami buat ini dapat bermanfaat. Kami menyadari bahwa makalah ini sangat jauh dari sempurna, masih banyak kekurangan dalam makalah ini.

Author:Tushakar Vurn
Country:Cambodia
Language:English (Spanish)
Genre:Career
Published (Last):2 July 2006
Pages:111
PDF File Size:18.87 Mb
ePub File Size:12.39 Mb
ISBN:168-6-80132-596-4
Downloads:35630
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Groshura



Aldehid berasal dari alkohol primer yang teroksidasi, sedangkan keton berasal dari alkohol sekunder yang teroksidasi. Aldehid dan keton adalah contoh senyawa-senyawa karbonil yang banyak ditemukan di alam bebas. Aldehid adalah senyawa organik yang karbon karbonilnya selalu berikatan dengan paling sedikit satu atom hidrogen. Sedangkan keton adalah senyawa organik yang karbon karbonilnya dihubungkan dengan 2 karbon lain.

Aldehid dan keton memiliki banyak manfaat. Contoh senyawa aldehid adalah formalin yang sering digunakan dalam pengawetan zat organik.

Sedangkan contoh senyawa keton adalah aseton yang dapat digunakan untuk pembersih kuteks. Gugus karbonil ialah satu atom karbon dan satu atom oksigen yang dihubungkan dengan ikatan ganda dua. Gugus ini merupakan salah satu gugus fungsi yang paling lazim di alam dan terdapat dalam karbohidrat, lemak, protein, dan steroid. Gugus fungsi ini dijumpai dalam senyawa aldehid dan keton Wilbraham dan Matta, Gugus fungsi ini terdiri dari atom karbon yang berikatan dengan atom hydrogen dan berikatan rangkap dengan atom oksigen.

Golongan aldehid juga dinamakan golongan formil atau metanoil. Kata aldehida merupakan kependekan dari alcohol dehidrogenasi yang berarti alkohol yang terhidrogenasi. Golongan aldehid bersifat polar Suhendar, Keton atau bisa disebut dengan alkanon memiliki dua gugus alkil yang terikat pada gugus karbonil, dan pada aldehid memiliki sekurang kurangnya satu atom hidrogen yang terikat pada atom karbonilnya.

Aldehid dan keton mempunyai rumus molekul yang sama, yaitu CnH2n. Salirawati, Aldehid berbeda dengan keton karena aldehid memiliki sebuah atom hidrogen yang terikat pada gugus karbonilnya. Hal tersebut menyebabkan aldehid sangat mudah teroksidasi. Sedangkan keton tidak memiliki atom hidrogen tersebut sehingga tidak mudah dioksidasi. Keton hanya bisa dioksidasi dengan menggunakan agen pengoksidasi kuat yang memilki kemampuan untuk memutus ikatan-ikatan karbon Fessenden dan Fessenden, 1.

Aldehid dan keton lazim didapat dalam sistem makhluk hidup. Gula ribosa dan hormon betina progesteron merupakan dua contohaldehid dan keton yang penting secara biologis. Banyak aldehid dan keton mempunyai bau yang khas yang memperbedakan umumnya aldehid berbau merangsang dan keton berbau harum. Misalnya, trans-sinamaldehid adalah komponen utama minyak kayu manis dan enantiomer-enentiomer, karbon yang menimbulkan bau jintan dan tumbuhan permen Fessenden dan Fessenden, 1.

Formaldehid, suatu gas tak berwarna, mudah larut dalam air. Formaldehid juga digunakan dalam pembuatan resin sintetik. Polimer dari formaldehida, yang disebut paraformaldehida, digunakan sebagai antiseptik dan insektisida. Aseton adalah keton yang paling penting.

Ia merupakan cairan volatil titik didih 56oC dan mudah terbakar. Aseton adalah pelarut yang baik untuk macam-macam senyawa organik, banyak digunakan sebagai pelarut pernis, lak dan plastik. Tidak seperti kebanyakan pelarut organik lain, aseton bercampur dengan air dalam segala perbandingan.

Sifat ini digabungkan dengan volatilitasnya membuat aseton sering digunakan sebagai pengering alat-alat gelas laboratorium. Alat-alat gelas laboratorium yang masih basah dibilas dengan mudah Petrucci, Reaksi yang menyebabkan penjenuhan pada ikatan rangkap disebut reaksi adisi reaksi penjenuhan.

Pada reaksi adisi, satu ikatan rangkap menjadi terbuka. Sementara itu pereaksi yang mengadisi terputus menjadi dua gugus yang kemudian terikat pada ikatan rangkap yang terbuka tersebut. Apabila pereaksi yang mengadisi bersifat polar gugus yang lebih positif terikat pada oksigen, sedangkan gugus yang lebih negatif terikat pada karbon.

Titik pusat reaktivitas dalam aldehida dan keton ialah ikatan pi dari gugus karbonilnya. Seperti alkena, aldehid dan keton mengalami adisi reagensia kepada ikatan pi-nya.

Reaktivitas relatif aldehida dan keton dalam reaksi adisi sebagian dapat disebabkan oleh banyaknya muatan positif pada karbon karbonilnya, makin besar muatan itu akan makin reaktif. Bila muatan positif parsial ini tersebar ke seluruh, molekul, maka senyawaan karbonil itu kurang reaktif dan lebih stabil. Gugus karbonil distabilkan oleh gugus alkil di dekatnya yang bersifat melepaskan elektron.

Suatu keton dengan gugus R lebih stabil dibandingkan suatu aldehida yang hanya memiliki satu gugus R. Reaksi pada aldehid a. Reaksi identifikasi Untuk mengenal adanya gugus aldehid dan keton dalam suatu senyawa maka dilakukan dengan pereaksi 2,4 — dinitrofenilhidrazin dan membentuk suatu endapan. Persamaan reaksinya adalah sebagai berikut : b.

Reaksi dengan H2 Reaksi aldehid dengan H2 akan menghasilkan alkohol primer. Contoh: c. Reaksi Aldehid dengan HCN d. Reaksi ini dapat digunakan untuk memisahkan aldehida suatu campuran. Persamaan reaksi dari reaksi ini adalah sebagai berikut: e.

Oksidasi dengan aldehida Aldehida dapat dioksidasi menggunakan oksidator yang lemah. Pereaksi tollens dan fehling adalah oksidator lemah yang merupakan pereaksi khusus untuk mengenali aldehida. Reaksi pada Keton a. Reaksi Adisi keton dengan H2 Adisi hydrogen pada alkanon akan menghasilkan alkohol sekunder.

Pada reaksi adisi ini terjadi pemutusan ikatan rangkap pada gugus aseton dan atom H akan terikat pada atom O dan atom C. Oleh karena itu, aldehid disebut juga alkanal. Tata nama pada aldehid sama dengan tata nama pada alkohol, rantai terpanjang harus mengandung gugus aldehid.

ALUMBRADO DIRECTIVA EUP PDF

Makalah Aldehid Dan Keton

Aldehid berasal dari alkohol dehidrogenatum. Aldehid termasuk senyawa yang sederhana jika ditinjau berdasarkan tidak adanya gugus-gugus reaktif yang lain seperti -OH atau -Cl yang terikat langsung pada atom karbon di gugus karbonil - seperti yang bisa ditemukan misalnya pada asam-asam karboksilat yang mengandung gugus -COOH. Pada aldehid, gugus karbonil memiliki satu atom hidrogen yang terikat padanya bersama dengan salah satu dari gugus atom hidrogen lain atau, yang lebih umum, sebuah gugus hidrokarbon yang bisa berupa gugus alkil atau gugus yang mengandung sebuah cincin benzen. Keton memiliki rumus umum: R1 CO R2.

BEROTEC AEROSOL BULA PDF

Perhatikan kemiripan strukturnya. Karena keduanya mengandung gugus karbonil, sifat kimia aldehid dan keton serupa. Aldehid berbeda dengan keton karena aldehid memiliki sebuah atom hidrogen yang terikat pada gugus karbonilnya. Hal tersebut menyebabkan aldehid sangat mudah teroksidasi. Sedangkan keton tidak memiliki atom hidrogen tersebut sehingga tidak mudah dioksidasi. Keton hanya bisa dioksidasi dengan menggunakan agen pengoksidasi kuat yang memilki kemampuan untuk memutus ikatan-ikatan karbon Anonim2, Aldehid dan keton lazim didapat dalam sistem makhluk hidup.

DERRAME PARANEUMONICO Y EMPIEMA PDF

Aldehid berasal dari alkohol primer yang teroksidasi, sedangkan keton berasal dari alkohol sekunder yang teroksidasi. Aldehid dan keton adalah contoh senyawa-senyawa karbonil yang banyak ditemukan di alam bebas. Aldehid adalah senyawa organik yang karbon karbonilnya selalu berikatan dengan paling sedikit satu atom hidrogen. Sedangkan keton adalah senyawa organik yang karbon karbonilnya dihubungkan dengan 2 karbon lain. Aldehid dan keton memiliki banyak manfaat. Contoh senyawa aldehid adalah formalin yang sering digunakan dalam pengawetan zat organik.

CAUSAS ESTEATORREA PDF

.

Related Articles