ASKEP GASTROENTERITIS PADA ANAK PDF

Gastroenteritis adalah masalah klinis yang sering ditemukan dengan penyebab yang bermacam-macam, termasuk kelainan imunologis, infektif, hormonal Nurgoho, Gastroenteritis adalah peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan atau tanpa dehidrasi disertai muntah. Gastroenteritis diartikan sebagai buang air besar yang tidak normal atau bentuk tinja yang encer dengan frekuensi yang lebih banyak dari biasa Sowdent, Adapun komplikasi dari gastroenteritis yaitu dehidrasi, syok hypovolemik yang terdekompensasi, hipokalemia dengan gejala meteorisme, hipotermi, lemah, hipoglikemia dan intoleransi laktosa selinder sebagai akibat deferensi enzim iktosa karena kerusakan mukosa usus halus Nursalam,

Author:Dagis Shalrajas
Country:Norway
Language:English (Spanish)
Genre:Education
Published (Last):8 May 2011
Pages:110
PDF File Size:12.10 Mb
ePub File Size:3.2 Mb
ISBN:678-1-14578-202-2
Downloads:11815
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Malanris



Intoleransi sekunder akibat kerusakan mukosa usus. Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan Tinja Makroskopis dan mikroskopis. Bila diperlukan, lakukan pemeriksaan biakan dan uji resistensi.

Pemeriksaan Darah pH darah dan cadangan dikali dan elektrolit Natrium, Kalium, Kalsium dan Fosfor dalam serum untuk menentukan keseimbangan asama basa. Kadar ureum dan kreatmin untuk mengetahui faal ginjal. Doudenal Intubation Untuk mengatahui jasad renik atau parasit secara kualitatif dan kuantitatif, terutama dilakukan pada penderita diare kronik. Penatalaksanaan Medis Pemberian cairan.

Diatetik : pemberian makanan dan minuman khusus pada penderita dengan tujuan penyembuhan dan menjaga kesehatan adapun hal yang perlu diperhatikan : Memberikan bahan makanan yang mengandung kalori, protein, vitamin, mineral dan makanan yang bersih. Pengkajian Pengkajian yang sistematis meliputi pengumpulan data, analisa data dan penentuan masalah. Pengumpulan data diperoleh dengan cara intervensi, observasi, psikal assessment. Pengkajian data menurut Cyndi Smith Greenberg, adalah : Identitas klien.

Riwayat keperawatan. Awalan serangan : Awalnya anak cengeng,gelisah,suhu tubuh meningkat,anoreksia kemudian timbul diare. Keluhan utama : Faeces semakin cair,muntah,bila kehilangan banyak air dan elektrolit terjadi gejala dehidrasi,berat badan menurun. Pada bayi ubun-ubun besar cekung,tonus dan turgor kulit berkurang,selaput lendir mulut dan bibir kering,frekwensi BAB lebih dari 4 kali dengan konsistensi encer.

Riwayat kesehatan masa lalu. Riwayat penyakit yang diderita,riwayat pemberian imunisasi. Riwayat psikososial keluarga. Dirawat akan menjadi stressor bagi anak itu sendiri maupun bagi keluarga,kecemasan meningkat jika orang tua tidak mengetahui prosedur dan pengobatan anak,setelah menyadari penyakit anaknya,mereka akan bereaksi dengan marah dan merasa bersalah. Kebutuhan dasar. Pola nutrisi : diawali dengan mual, muntah, anopreksia, menyebabkan penurunan berat badan pasien.

Pola tidur dan istirahat akan terganggu karena adanya distensi abdomen yang akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Pola hygiene : kebiasaan mandi setiap harinya. Aktivitas : akan terganggu karena kondisi tubuh yang lamah dan adanya nyeri akibat distensi abdomen. Pemerikasaan fisik. Pemeriksaan psikologis : keadaan umum tampak lemah,kesadran composmentis sampai koma,suhu tubuh tinggi,nadi cepat dan lemah,pernapasan agak cepat.

Pemeriksaan sistematik : Inspeksi : mata cekung,ubun-ubun besar,selaput lendir,mulut dan bibir kering,berat badan menurun,anus kemerahan.

Perkusi : adanya distensi abdomen. Palpasi : Turgor kulit kurang elastis. Auskultasi : terdengarnya bising usus. Pada anak diare akan mengalami gangguan karena anak dehidrasi sehingga berat badan menurun. Pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan tinja,darah lengkap dan doodenum intubation yaitu untuk mengetahui penyebab secara kuantitatip dan kualitatif. B Diagnosa Keperawatan Defisit volume cairan dan elektrolit kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan output cairan yang berlebihan.

Gangguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubuingan dengan mual dan muntah. Gangguan integritas kulit berhubungan dengan iritasi,frekwensi BAB yang berlebihan. Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan distensi abdomen. Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang penyakit,prognosis dan pengobatan. Cemas berhubungan dengan perpisahan dengan orang tua,prosedur yang menakutkan. Intervensi Defisit volume cairan dan elektrolit kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan output cairan yang berlebihan.

Tujuan : Devisit cairan dan elektrolit teratasi Kriteria hasil : Tanda-tanda dehidrasi tidak ada, mukosa mulut dan bibir lembab, balan cairan seimbang Intervensi Observasi tanda-tanda vital. Observasi tanda-tanda dehidrasi. Ukur infut dan output cairan balanc ccairan. Berikan dan anjurkan keluarga untuk memberikan minum yang banyak kurang lebih — cc per hari. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian therafi cairan, pemeriksaan lab elektrolit.

Kolaborasi dengan tim gizi dalam pemberian cairan rendah sodium. Diagnosa 2. Tujuan : Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi teratasi Kriteria hasil : Intake nutrisi klien meningkat, diet habis 1 porsi yang disediakan, mual,muntah tidak ada.

Intervensi : Kaji pola nutrisi klien dan perubahan yang terjadi. Timbang berat badan klien. Kaji factor penyebab gangguan pemenuhan nutrisi. Lakukan pemerikasaan fisik abdomen palpasi,perkusi,dan auskultasi. Berikan diet dalam kondisi hangat dan porsi kecil tapi sering. Kolaborasi dengan tim gizi dalam penentuan diet klien. Diagnosa 3. Tujuan :.

GIBBSCAM LATHE PDF

ASKEP GASTROENTERITIS PADA ANAK PDF

Intoleransi sekunder akibat kerusakan mukosa usus. Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan Tinja Makroskopis dan mikroskopis. Bila diperlukan, lakukan pemeriksaan biakan dan uji resistensi. Pemeriksaan Darah pH darah dan cadangan dikali dan elektrolit Natrium, Kalium, Kalsium dan Fosfor dalam serum untuk menentukan keseimbangan asama basa.

BRADLEY AND MANNA THE CALCULUS OF COMPUTATION PDF

Riwayat Penyakit Sekarang Pasien mengatakan telah buang air besar cair sebanyak 10 kali sebelum dibawa ke RS disertai demam tinggi. Perutnya nyeri dan mulas sejak pagi ini setelah mengkonsumsi makanan pedas yang ia beli di PKL pinggir jalan raya. Nyeri dirasakan di bagian bawah perut, dengan skala 7 menurut Burbains nyeri berat namun dapat dikontrol. Gejala dirasakan pada hari Jumat, 31 Agustus , jam Riwayat Penyakit Dahulu Pasien mengatakan pada hari Kamis, 21 Juni yang lalu pernah menderita diare namun tidak separah ini dan tidak dibawa ke rumah sakit hanya diobati dengan enterostop. Pasien pernah menderita cacar air saat berumur 15 tahun.

AEG CAFAMOSA CF 255 BEDIENUNGSANLEITUNG PDF

Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang penyakit, prognosis dan pengobatan. Implementasi 1. Defisit volume cairan dan elektrolit kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan output cairan yang berlebihan. Mengobservasi tanda-tanda dehidrasi. Mengukur infut dan output cairan balanc ccairan.

LADISLAV BITTMAN PDF

Akikree Pemeriksaan gangguan keseimbangan asam basa dalam darah astrup,bila memungkinkan dengan menentukan PH keseimbangan analisa gas darah atau astrup,bila memungkinkan. Mengatasi diare tanpa dehidrasi Meneruskan terapi diare dirumah Memberikan terapi awal bila anak terkena diare lagi Tiga cara dasar terapi dirumah adalah sebagai berikut: Beberapa mikroorganisme patogen ini menyebabkan infeksi pada sel-sel, memproduksi enterotoksin atau Cytotoksin dimana merusak sel-sel, atau melekat pada dinding usus pada Gastroenteritis akut. Pemberian cairan 1 Cairan per oral. Memberikan makanan dalam ventilasi yang baik, lingkungan yang menyenangkan dengan situasi tidak terburu-buru asional: Observasi perdarahan pada feses. Berikan mainan sesuai kesukaan klien. Penatalaksanaan Dasar pengobatan diare adalah: Aziz Alimul Hidayat, Akibat dari penyakit diare banyak faktor diantaranya kesehatan lingkungan, higene perorangan, keadaan gizi, faktor sosial ekonomi, menentukan serangan penyakit diare, walaupun banyak kasus diare yang mengalami dehidrasi namun banyak yang meninggal bila tidak dilakukan tindakan-tindakan yang tepat.

Related Articles